sejarah gendongan bayi

Sejarah Gendongan Bayi, Awal Mulanya Gimana Sih?

Hai Moms, kali ini mimin mau kasih edukasi nih buat para moms sekalian, tentunya udah pake Gendongan bayi kan, jenis favorit nya yang mana nih Geos atau Wrap nya mobymoby. Jangan hanya pakai aja moms kali ini mimin mau kasih edukasi dari mana sih asal dan sejarah gendongan bayi yang kita pakai sehari-hari.

Selama ribuan tahun, orang-orang dari daerah Timur sudah menggendong anak-anak mereka dengan model sling atau wrap. Tren ini menyebar sampai ke Barat dan terus meningkat. Sampai pada hari ini, para orang tua menggunakan berbagai macam model gendongan.

Secara tradisional, selendang atau sling untuk menggendong bayi adalah yang paling banyak digunakan. Orang-orang Cina memiliki keterkaitan yang erat terhadap budaya mereka dengan gendongan berupa selendang ini, yang disebut Mei Tai.

sejarah gendongan bayi

Mei Tai ini berupa sebuah kain berbentuk persegi, dengan tali dimasing-masing sudutnya. Kain tersebut membungkus bayi dan orang tua dengan cara memutar dan menyelipkannya. Mei Tai ini tidak populer di Amerika sampai abad awal ke-20, sampai akhirnya beberapa produsen mengadaptasi bentuk gendongan Mei Tai ini dengan tali diikat bukan diselipkan.

Gendongan bayi tradisional lainnya adalah Podaegi Korea. Adalah berupa sebuah kain berbentuk persegi panjang dan tali yang panjang. Bagian persegi panjang ini melilit tubuh ibu secara berlapis agar hangat, yang dibungkuskan ke bagian bawah badan bayi, kemudian diikat di bagian depan tubuh ibu. bayi tersebut diletakkan dibagian belakang seperti ransel tanpa sandaran. Gendongan ini juga tidak cukup populer di Barat. Namun terdapat beberapa adaptasi dari Podaegi Korea ini yang sering digunakan di Cina dan Jepang, seperti menambahkan sandaran kepala, alas kaki dan lain-lain.

Di Barat, tren menggendong bayi dimulai pada tahun 60-an dan selendang merupakan gendonganyang paling populer. Model selendang ini dilengkapi dengan logam bulat seperti gelang yang disangkutkan pada selendang yang bisa diatur posisinya, di bahu, pinggang dan cara penggunaannya seperti selempang.

gendongan bayi ring sling mobymoby

Gendongan model ransel juga cukup populer di Barat, hal ini didasari oleh ibu-ibu di Alaska yang menggendong bayi mereka di belakang punggungnya. Bisa menggunakan yang lembut atau berupa gendongan yang kokoh bentuknya. Gendongan ini berbeda dengan gendongan selendang atau wrap, karena biasanya menggunakan gesper dan klip.

Di Indonesia sendiri, terkenal dengan gendongan berupa kain selendang panjang yang disebut Jarik dan biasanya dengan motif batik. Kain ini mempunyai sistem yang sama dengan gendongan sling, hanya saja jarik tidak menggunakan bantukan logam berupa logam, namun hanya menyimpulkan jarik diatas bahu yang disesuaikan dengan posisi bayi.

Terakhir gendongan model wrap yang saat ini populer diantara ibu-ibu. Gendongan wrap biasanya terdiri dari kain berbentuk persegi panjang, yang panjangnya bisa sampai 7 meter. Gendongan wrap digunakan dengan cara melilitkannya di tubuh ibu dengan cara tersendiri dan dapat digunakan dengan berbagai macam posisi. Biasanya bahan gendongan wrap ini terbuat dari bahan yang melar, sehingga membuatnya sangat mudah untuk memasukkan dan mengeluarkan bayi.

gendongan bayi wrap mobymoby

Mobymoby memiliki beragam pilihan gendongan jenis wrap dari Lite Series Sampai Exclusive Series dengan bergam motif nih mom, Kenapa Mobymoby?Gendongan Bayi Mobymoby adalah inovasi modern yang melahirkan Gendongan praktis tanpa lilit, terdiri dari kain katun yang dibentuk melingkar sesuai dengan ukuran badan ibunya/penggendong, material supersoft dan desain yang unik yang akan menjadi hadiah terindah untuk buah hati, orangtuapun akan menyukai keserbagunaan nya, ini yang membuat Momaz pilihan no 1 di Indonesia.

 

 

Related Post